Flyslab Praktis dan Menjawab Green Structure

    Aplikasi Flyslab cukup simpel dan irit untuk segala plat lantai bangunan.(suryayogya.com)

    BATAM, SURYAYOGYA.COM – Penggunaan Flyslab atau plat beton lantai ringan kian menjadi tren. Hal itu seiring isu lingkungan yang juga menjadi isu global.

    Flyslab menjawab masalah tersebut karena item flyslab sebagai elemen struktur bangunan yang ramah lingkungan, dan memenuhi tuntutan green structure.

    Direktur Utama PT Kinarya Beton Indonesia, Ir Sulistyana MT memaparkan, Flyslab menggunakan material beton hanya 60 % dari pada pelat beton konvesional.

    Baca: Mengenal Sentra Kopi Robusta Terbesar di Jambi, Kopi Merangin Cita Rasa Terbaik di Indonesia

    Baca: Ular Piton Panjang 5 Meter Ditaklukkan Warga: Membelit Kucing dan Siap Memangsa Ternak

    Artinya dengan flyslab jauh mengurangi penggunaan material pasir & batu split, juga semen.

    “Flyslab diproduksi di workshop, sehingga tidak diperlukan cetakan / bekisting untuk pengecoran di lokasi. Hal ini sangat berperan dalam mengurangi penggunaan material kayu, atau mengurangi penebangan hutan,” tambahnya.

    Sebagai mata rantai positif dari minimnya pemanfaatan kayu ini, artinya kayu atau pohon-pohon lebih bisa dimanfaatkan untuk aspek yang lebih bernilai.

    Aplikasi Flyslab sangat rapi dan bersih dari sampah proyek.(suryakyogya.com)

    Flyslab juga disebut lebih ramah lingkungan karena dengan memakai flyslab berarti juga mengurangi produksi sampah sisa-sia material proyek.