Disperindag Yogya Imbau Warga Hati-hati Beli Telur Ayam: Ini Alasannya …

Mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull (kiri) berfoto selfie dengan Presiden Indonesia Joko Widodo di Canberra. Foto: AFPhatched egg atau telur infertil (Foto dari morningchores)
hatched egg atau telur infertil (Foto dari morningchores)

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Hati-hati dan telitilah ketika membeli telur ayam di pasar. Peringatan ini dilontarkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta. Kenapa?

Menurut Kepala Disperindag Kota Yogyakarta, Yunianto Dwisutono, di beberapa daerah ditemukan ada pedagang yang mencampur telur ayam negeri dengan telur infertil alias HE (hatched egg).

Yunianto menyampaikan hal itu pada Jumat (22/5/2020), sebagaimana dikutip Suryayogya dari warta.jogjakota.go.id, Sabtu (23/5/2020).

Dia menjelaskan bahwa telur infertil jika dibeli masyarakat tidak bisa bertahan lama. Maksimal hanya bisa bertahan selama dua hari.

“Telur infertil merupakan telur ayam yang dibudidayakan untuk ditetaskan, namun gagal menetas atau tidak ditetaskan oleh peternak. Jadi telur infertil ini adalah telur yang dierami oleh indukan ayam” jelasnya.

Karena terjadi penurunan harga daging ayam, lanjutnya, maka telur infertil ini ikut dijual oleh para peternak dengan tujuan agar tidak sampai menetas.

Lebih Cepat Busuk