Kronologi, Mapolsek Daha Selatan Diserang, Pelaku Masih Tetangga Brigadir Leonardo

Suasana Mapolsek Daha Selatan Kalimantan Selatan pasca kasus penyerangan oleh seorang anggota teroris.(suryakepri.com/apahabar)

BANJARMASIN, SURYAYOGYA.COM – Jajaran Kepolisian akhirnya mengungkap identitas pelaku penyerangan Mapolsek Daha Selatan, Kabupaten Hulus Sungai Selatan, Kalsel, Senin (1/6) dinihari.

Terungkap, pelaku teror itu adalah warga setempat yang juga masih tetangga anggota polisi yang gugur, Brigadir Leonardo, dalam aksi brutal itu.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifai menyatakan bahwa pelaku berinisial AR, warga asli setempat.

“Korban tinggal satu kampung dengan korban, Brigadir Leo. Namun tidak saling mengenal,” ujarnya, Senin (1/6).

Untuk motif penyerangan, Rifai menyebut masih diselidiki pihaknya.

“Saat ini sudah diperiksa saksi-saksi dari masyarakat setempat dan keluarga korban,” katanya.

Rifai juga memastikan bahwa pelaku hanya berjumlah 1 orang. “Kita pastikan pelaku tunggal,” ucapnya

Polda Kalsel menggandeng Densus 88 mengusut kasus penyerangan di Mapolsek Daha Selatan, Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Senin (1/6/2020) dini hari.

Sebelumnya, polisi menyebut pelaku memiliki keterkaitan dengan jaringan ISIS.

Sejumlah barang bukti ditemukan. Antara lain, satu unit sepeda motor, sebuah jeriken bensin, sebilah samurai, dan dokumen-dokumen identitas seperti syal dan ID Card (kartu tanda anggota).