WHO Bantah Dokter Italia, Sebut Belum Ada Bukti Virus Corona Kehilangan Kekuatannya

Seorang staf medis mengambil sampel dari vaksin tidak aktif COVID-19 di Sinovac Biotech Ltd., Beijing, China, 16 Maret 2020 | Xinhua/Zhang Yuwei

SURYAYOGYA.COM – Para ahli dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan ahli-ahli lainnya mengatakan tidak ada bukti bahwa Virus Corona (COVID-19) kehilangan kekuatannya dan tak lagi mematikan.

Pernyataan itu adalah bantahan atas apa yang dinyatakan Profesor Alberto Zangrillo, kepala perawatan intensif di Rumah Sakit San Raffaele Italia di Lombardy.

Epidemiologis WHO Maria Van Kerkhove mengatakan apa yang disampaikan Zangrillo tidak didukung bukti ilmiah.

Maria menyebut tidak ada data yang menunjukkan bahwa Virus Corona baru berubah secara signifikan, baik dalam bentuk penularannya atau tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya.

“Dalam hal penularan, itu tidak berubah, dalam hal keparahan, itu tidak berubah,” kata Van Kerkhove, dilansir dari laman Asia One, Selasa (2/6/2020).