5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan, Bantu Kurangi Resiko Demensia

Ilustrasi Berkebun: Berikut Ini 5 Manfaat Berkebun bagi Kesehatan (Freepik.com)

SURYAYOGYA.COM- Aktifitas berkebun mungkin tidak menjadi hobi banyak orang.

Namun demikian, ternyata berkebun memiliki manfaat luas bagi kesehatan loh.

Di masa pandemi virus corona ini, kamu bisa menghabiskan waktu sambil mendapatkan manfaat kesehatan dengan berkebun.

Selain bisa mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindari kerumunan, kamu juga bisa mengatasi kebosanan dengan berkebun di rumah.

Ya, berada di rumah saja memang menjadi satu di antara upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Untuk mengatasi rasa bosan, aktivitas berkebun pun menjadi solusi.

Namun, tahukah Anda jika berkebun tak hanya mampu mengusir rasa bosan?

Menurut berbagai riset berkebun bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental kita.

Melansir laman Healthy Living, berikut lima manfaat berkebun untuk kesehatan:

1. Meningkatkan asupan vitamin D

Vitamin D meningkatkan kadar kalsium tubuh yang bermanfaat bagi tulang dan sistem kekebalan tubuh.

Riset 2014 yang dilakukan di Italia membuktikan paparan sinar matahari membantu orang dewasa untuk mendapatkan asupan vitamin D yang memadai.

Aktivitas luar ruangan seperti berkebun membantu kita untuk mendapatkan paparan sinar matahari yang merupakan sumber vitamin D.

2. Membantu membakar kalori

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, berkebun selama satu jam membantu membakar sekitar 330 kalori.

Riset 2013 yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health juga membuktikan yang sama.

Dalam riset tersebut, orang-orang yang rutin berkebun memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah daripada mereka yang tidak pernah berkebun.

3. Menurunkan tekanan darah

Rutin melakukan aktivitas fisik tingkat sedang selama 30 menit setiap haru membantu mengontrol tekanan darah.

Ahli kesehatan dari The National Heart, Lung, and Blood Institute juga merekomendasikan kita untuk berkebun selama 30 hingga 45 menit untuk mendapatkan yang sama.

Hal ini dikarenakan aktivitas berkebun sama dengan olahraga dalam intensitas sedang.

4. Meningkatkan suasana hati

Riset dari Belanda membuktikan aktivitas berkebun dapat mengurangi tinkat stres dengan lebih baik daripada hobi lainnya.

Hal ini terbukti setelah peserta dalam riset mengaklami peningkatan suasana hati dan mengalami penurunan hormon stres setelah dilakukan es darah.

5. Mengurangi risiko demensia

Riset 2006 menemukan bahwa berkebun dapat menurunkan risiko demensia hingga 36 persen.

Bukti tersebut didapatkan setelah peneliti menganalisis 2.800 orang berusia 60 selama 16 tahun.

Dari riset tersebut, peneliti menyimpulkan aktivitas fisik, terutama berkebun, dapat mengurangi risiko demensia di usia senja.

Editor : Yeni
Sumber : Kompas.com