Sri Sultan Lantik Fajar Gegana sebagai Wakil Bupati Kulon Progo

Sri Sultan (kiri) melantik Fajar Gegana sebagai Wakil Bupati Kulon Progo. Pelantikan berlangsung di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (11/6/2020). (Foto: Humas DIY)
Sri Sultan (kiri) melantik Fajar Gegana sebagai Wakil Bupati Kulon Progo. Pelantikan berlangsung di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (11/6/2020). (Foto: Humas DIY)

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik Fajar Gegana sebagai Wakil Bupati Kulon Progo yang baru.

Fajar Gegana akan mengisi jabatan Wakil Bupati Kulon Progo hingga habis masa jabatan yang tengah berjalan, yakni 2017-2022.

Pelantikan ini dilakukan di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (11/6/2020).

Pelantikan Fajar Gegana berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 132.34-816 Tahun 2020 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Wakil Bupati Kulon Progo DIY tertanggal 20 April 2020.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY mengatakan, dengan kondisi pandemi Covid-19 dalam suasana keprihatinan dan serba keterbatasan dalam banyak hal, negara pun hadir membantu warganya.

Mulai dari Bansos tunai, Bansos Kemensos Sembako dan program keluarga harapan, serta beberapa bentuk bantuan lainnya.

“Saya menyadari bantuan ini belumlah cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pokok warga kita dalam keterbatasan anggaran pemerintah saat ini.

Saya bersyukur banyak pihak terpanggil untuk mengulurkan bantuan juga, ikut mengurangi beban warga terdampak.

Inilah salah satu hikmah ‘pandemi’ yang melahirkan ‘peduli’ melebihi hari-hari sebelum ini,” ungkap Sri Sultan.

Dikatakan Sri Sultan, dalam memobilisasi dana masyarakat inilah, misi penting yang bisa dijalankan oleh wakil bupati di saat-saat seperti ini.

Menurut Sri Sultan, menyiasati perubahan tidak harus selalu mengikuti perubahan, karena akan selalu tertinggal oleh perubahan itu sendiri.

“Kepemimpinan yang melayani menuntut perubahan karakter untuk bergerak melayani kepentingan publik.

Ciri pemimpin yang seperti itu adalah memiliki akuntabilitas, penuh tanggung jawab dan dapat diandalkan.

Selain itu, juga menjadi pemimpin yang efektif, yang dimulai dari visionary role menuju implementation role,” paparnya.

Konsekuensinya seorang pemimpin tidak hanya dapat menciptakan visi misi tetapi juga memiliki kemampuan untuk mewujudkannya dalam rangkaian program aksi melalui tindakan yang bercorak.

Fokus Tangani Wabah Covid-19