Mahfud MD Ungkap Ada Tambahan Anggaran Rp3-4 Triliun untuk Pilkada Serentak 2020

Rapat koordinasi Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (15/6/2020) Foto: Humas DIY
Rapat koordinasi Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (15/6/2020) Foto: Humas DIY

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD mengungkapkan bahwa ada anggaran tambahan sebesar Rp3-4 triliun untuk Pilkada Serentak 2020.

Kata Mahfud MD, tambahan anggaran itu guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Mahfud mengungkapkan hal itu saat melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur Daeah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X mengenai persiapan Pilkada Serentak 2020 di Gedhong Pracimasana, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (15/6/2020).

Menko Polhukam hadir di Yogyakarta dalam rangka Monitoring dan Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul.

Mahfud menilai, secara praktis maupun prinsip, DIY telah siap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

Kesiapan ini pun menjadi kabar yang menggembirakan bagi pemerintah pusat. Apalagi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020, bagi pemerintah pusat, menjadi agenda penting tahun ini meski sedang berada di tengah pandemi.

“Semula pemerintah berpikir pilkada harus diundur. Dari jadwal resminya di 23 September 2020, muncul tiga alternatif pengunduran jadwal, yakni Desember 2020, Maret 2021, atau akhir 2021. Pengunduran jadwal ini semata-mata karena keselamatan rakyat harus dinomorsatukan,” ujarnya.

Mahfud pun menjelaskan, konsep hidup normal baru yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Artinya, kata dia, masyarakat nanti akan mulai hidup normal melakukan kegiatannya seperti sebelum pandemi, tapi dengan aturan normal yang baru.

“Misalnya, sekarang menjadi hal yang normal kalau kita bertemu dan berbicara dengan orang lain menggunakan masker. Hidup normal baru ini akan kita jalankan sambil berupaya mencari vaksin Covid-19,” imbuhnya.(*)

Editor: Eddy Mesakh | Sumber: HUMAS DIY