Transaksi GoShop di 6 Pasar Tradisional Kota Jogja Meningkat 33 Persen

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, saat memaparkan soal penggunaan GoShop oleh 6 pasar tradisional di Kota Jogja, Senin (15/6/2020). (Foto: WartaJogjaKota)
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, saat memaparkan soal penggunaan GoShop oleh 6 pasar tradisional di Kota Jogja, Senin (15/6/2020). (Foto: WartaJogjaKota)

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Transaksi GoShop di enam pasar tradisional di Kota Jogja meningkat 33 persen dalam dua bulan terakhir, sejak 16 April – 2 Mei 2020.

“Secara keseluruhan transaksi dari 6 pasar trasional di Kota Yogyakarta menunjukkan peningkatan sebesar 33 persen jika dibandingkan sebelum kerjasama dengan Gojek,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Senin (15/6/2020).

Heroe menilai masyarakat mulai menggunakan layanan ini di masa Pandemi Covid-19 sekaligus upaya untuk membiasakan transaksi secara daring.

Meskipun transaksinya belum merata, dimana ada pedagang yang sudah tinggi transaksinya, namun ada juga yang belum maksimal.

“Tapi ini sudah menjadi kesadaran pedagang pasar bahwa transaksi bisa dilakukan secara daring tanpa harus bertatap muka, sehingga ini hanya perlu membiasakan saja,” ucapnya.

Meski transaksi dilakukan secara online, proses tawar menawar antara pedagang dengan pembeli masih bisa dilakukan karena disediakan fitur untuk melakukan proses tersebut.

“Kami tidak ingin menghilangkan ciri khas pasar tradisional, yakni proses tawar-menawar antara penjual dengan pembeli harus tetap ada. Inilah inovasi yang terus kami kembangkan sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat,” paparnya.

Ke depan, proses pembayaran di GoShop juga akan dilakukan inovasi supaya pembeli bisa langsung membayar kepada penjual.

Saat ini sistemnya masih seperti Go Food yang membayar masih drivernya, namun ke depan akan dirubah, sehingga driver hanya mengantar barang belanjaan.

Memudahkan Pemantauan Transaksi