Ketersediaan Pangan Aman, Kabupaten Gunungkidul Surplus 138.100 Ton Beras  

Sawah di Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto dari Kabarhandayani)
Sawah di Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto dari Kabarhandayani)

GUNUNGKIDUL, SURYAYOGYA.COM – Ketersediaan pangan di Kabupaten Gunungkidul aman, dimana kabupaten ini surplus 138.100 ton beras.

Hal itu dilaporkan Kepala Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto kepada Wakil Bupati Dr, Immawan Wahyudi di ruang kerjanya, Selasa lalu.

Selain beras, kebutuhan pangan lainnya seperti sayuran juga mencukupi, terlebih banyak warga dan petani yang pemanfaatan pekarangan rumah untuk penanaman empon-empon dan sayuran.

Realisasi produksi padi di Kabupaten Gunungkidul pada subround I masa tanam Januari sampai April 2020 untuk komoditas padi jenis sawah dan gogo mencapai luas panen 48.508 Ha dengan total produksi 251.905,69 ton dengan profitas 51,93/Ha.

Produktifitas jagung 254.471,6 ton dan kacang tanah 18.084,94 ton, Kedelai 617 ton.

Dengan produktifitas padi dan konsumsi perkabupaten per Subround I dan konsumsi sebesar 79,6 Kg perkapita pertahun, maka ketersediaan beras surplus 138.100 ton untuk satu tahun. Jagung juga surplus 202.706,04 ton.

Untuk subround II dan III juga masih tetap mengalami surplus.

Sementara untuk ketersediaan pangan kortikultura seperti cabai, cabai rawit, juga mengalami surplus 11,04 dan 36,48 ton.

Bawang putih, bawang merah, gula pasir masih membutuhkan suplai dari luar daerah.

Untuk Komoditas ternak daging sapi dan ayam masih membutuhkan suplai dari luar daerah, namun untuk telur hingga bulan April mengalami surplus 403,89 ton dengan konsumsi penduduk sebesar 2,152 kg/ kapita/tahun.

Percepatan Musim Tanam