Ini 7 Protokol Kesehatan Kolam Renang dari Menteri Kesehatan

FOTO ILUSTRASI. Kolam renang hotel di Yogyakarta tetap buka tetapi membatasi maksimal tujuh orang dalam satu waktu bersamaan. (Foto: Tedx Zaragoza)
FOTO ILUSTRASI. Kolam renang hotel di Yogyakarta tetap buka tetapi membatasi maksimal tujuh orang dalam satu waktu bersamaan. (Foto: Tedx Zaragoza)

SURYAYOGYA.COM – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan keputusan yang mengatur tentang protokol kesehatan di kolam renang.

Itu diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan No HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Kolam Renang yang wajib dilakukan oleh pengelola terkait dengan penyesuaian tatanan kenormalan.

Dalam keputusan tersebut, pengelola kolam renang wajib memenuhi 7 poin protokol kesehatan.

Berikut poin-poin yang wajib dipenuhi oleh pengelola kolam renang:

1. Memastikan air kolam renang menggunakan disinfektan dengan clorin 1-10 ppm atau bromin 3-8 ppm, sehingga pH air mencapai 7.2 – 8 dilakukan setiap hari dan hasilnya diinformasikan di papan informasi agar dapat diketahui oleh konsumen.

2. Pengelola melakukan pembersihan dan disinfeksi terhadap seluruh permukaan di sekitar kolam renang seperti tempat duduk, lantai, dan lain-lain.

3. Menerapkan jaga jarak di ruang ganti.

4. Pastikan tamu yang akan menggunakan kolam renang dalam keadaan sehat, dengan mengisi form self assesment risiko Covid-19.

5. Vatasi jumlah pengguna kolam renang agar dapat menerapkan jaga jarak.

6. Gunakan semua peralatan npribadi masing-masing.

7. Gunakan masker sebelum dan setelah berenang.(*)

Editor: Eddy Mesakh | Sumber: Humas Pemda DIY