Disembunyikan Ibunya Dalam Lemari Kos-kosan, Bayi Perempuan Tewas Kehabisan Oksigen

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Hendri (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)
Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Hendri (Suryakepri.com/Muhammad Bunga Ashab)

TANJUNGPINANG, SURYAYOGYA.COM –  Seorang bayi perempuan tewas dalam lemari di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Lokasi kejadian di sebuah kos-kosan di Gang Delima III, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Tim Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur, menyampaikan hasil penyelidikan sementara disimpulkan bahwa tewasnya bayi perempuan di dalam lemari karena kekurangan oksigen.

“Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kemungkinan meninggal dunia karena kehabisan oksigen saat ditaruh di lemari,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Hendri, Sabtu (11/7/2020).

Dari keterangan sementara yang diperoleh, bayi perempuan malang itu dimasukkan ke dalam lemari oleh ibunya yang berinisial LS (40) karena takut ketahuan melahirkan saat dijenguk kawannya.

“Jadi ibunya ini dikunjungi kawannya, makanya anak itu ditaruh di lemari, mungkin khawatir ketahuan,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata dia, terkait kondisi LS belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.

“Masih dirawat intensif, kondisi yang bersangkutan masih lemas ,” ujar Ipda Hendri.

Bayi perempuan malang ditemukan tewas di lemari di kontrakan milik LS (40) Gang Putri Delima 3 Jalan DI Panjaitan KM 7 Kota Tanjungpinang, Senin (6/7/2020) malam. Bayi itu tewas diduga setelah baru dilahirkan, lalu disimpan di lemari.

Bayi perempuan itu ditemukan warga saat hendak mencari kartu BPJS dan KTP LS. Sebab, LS hendak dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. (*)

Penulis : Muhammad Bunga Ashab | Editor: Eddy Mesakh