Demi Trofi Liga Champions, Juventus Rela Beri “Gaji Buta” Rp7,9 Miliar untuk Sarri

Maurizio Sarri dipecat oleh Juventus setelah Bianconeri gagal di Babak 16 Besar Liga Champions 2019-2020.(Foto: Calciomercato)
Maurizio Sarri dipecat oleh Juventus setelah Bianconeri gagal di Babak 16 Besar Liga Champions 2019-2020.(Foto: Calciomercato)

SURYAYOGYA.COM – Demi trofi Liga Champions, Juventus rela beri “gaji buta” kepada Maurizio Sarri, kendati mereka telah memecat sang pelatih.

Nama Maurizio Sarri memang tetap ada di daftar gaji Juventus sampai tahun 2022 mendatang. Si Nyonya Tua wajib membayar gaji Sarri hingga kontraknya berakhir pada 30 Juni 2022.

Maurizio Sarri terikat kontrak tiga tahun atau sampai 30 Juni 2022 bersama Bianconeri senilai 16,5 juta euro atau sekitar Rp286 miliar lebih (asumsi kurs Rp17.300).

Sarri telah menuntaskan satu musim dan menyisakan dua tahun masa kontraknya atau senilai 11 juta euro (Rp190 miliar) atau 5,5 juta euro per musim.   

Itu artinya setiap bulan Maurizio Sarri akan makan “gaji buta” sebesar 458.333 euro atau sekitar Rp7,9 miliar sebulan.

Namun pembayaran itu tidak dilakukan sekaligus. Sarri hanya akan dibayar secara rutin karena namanya tetap ada dalam daftar gaji Juventus.

Selama dia tidak memiliki pekerjaan, maka dia akan terus menerima “gaji buta” selama dua tahun ke depan.

Namun apabila dia menyepakati kontrak dengan klub lain, maka pembayaran gajinya akan dihentikan.

Sarri Tak Sesuai Ekspektasi