Lagi Mancing, Subardi Mendadak Raib Disapu Ombak Pantai Wediombo Gunungkidul

Foto kiri korban masih terlihat memancing, Foto kanan telah hilang tersapu ombak.

GUNUNGKIDUL, SURYAYOGYA.COM – Seorang warga bernama Subardi hilang disapu ombak saat sedang memancing di Pantai Wediombo – Spot mancing Dander – di Gunungkidul, Yogyakarta.

Menurut koordinator wilayah Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I, Sunu Handoko Bayu, SIP, peristiwa terjadi pada Rabu (12/8/2020) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Sampai saat ini korban masih hilang dan sementara dalam pencarian oleh Tim Satlinmas Rescue Wilayah Operasi I.

Kronologi kejadian, menurut informasi dari Satlinmas yang diterima Suryayogya.com, warga Nglipar Lor, RT/RW 02/03, Nglipar, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul itu datang bersama keluarganya ke pantai Wediombo pada pukul 06.30 WIB.

Dari keterangan saksi, Ika Lia (28), yang tak lain istri korban, mereka berjalan menuju ke spot mancing dander yang berada di sisi timur pantai Wediombo.

Ketika sedang memancing, posisi korban di atas batu membelakangi laut. Sehingga dirinya tidak menyadari ada gelombang besar datang dari arah belakang.

Seketika korban tergulung ombak, terseret ke laut, dan lenyap.

Istri korban kebingungan mencari korban, dia terus memanggil-manggil namun tidak ada jawaban. Dia berusaha mencari namun korban sudah tidak ada lagi di lokasi semula.

Ika Lia bersama anaknya kemudian mencari bantuan ke pantai Wediombo.

SAR Wediombo segera melakukan pencarian, baik melalui darat dengan menyisir bibir pantai di seputaran TKP maupun melalui laut menggunakan perahu jukung, juga di perairan seputaran TKP.

Hingga saat ini upaya pencarian belum membuahkan hasil, namun petugas masih terus melakukan pencarian, baik melalui laut maupun darat.

Tim SAR mengalami kendala dalam operasi pencarian karena tinggi gelombang mencapai 3-4 meter, sehingga perahu yang digunakan kesulitan untuk masuk ke perairan.

Pencarian dilakukan bersama oleh Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I dan petugas dari Polsek Girisubo. (*)

Editor: Eddy Mesakh