Napi Asimilasi Nekat Tembak Kanit Pidun Pakai Senjata Rakitan, Efri Akhirnya Tewas

Ilustrasi. Penembakan

KAYUAGUNG, SURYAKEPRI.COM – Residivis kasus pencurian dengan kekerasan Efri alias Manga (24), warga Dusun II Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur terpaksa di tembak karena melukai anggota kepolisian dengan senjata api rakitan saat akan ditangkap.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy menegaskan, pelaku tercatat melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Sungai Menang, Mesuji Raya dan di beberapa tempat lainnya.

Sudah ada beberapa korban yang melapor.

Ia tidak segan melukai korbannya. Selalu membawa Senpira saat masuk ke rumah korbannya, bahkan lebih jauh pelaku juga melakukan pemerkosaan.

“Tersangka baru keluar dari Lapas program asimilasi Napi karena pandemi Covid-19 belum lama ini,” ungkap Kapolres, Kamis (13/8/2020) seperti dikutip dari Sumeks.co.

Aksi terakhir plaku pada Rabu (12/8/2020) lalu. Efri menghadang korban saat melintas di kebun sepi saat akan menyadap karet di Dusun IV Desa Pancawarna.

Pelaku dengan paksa merampas sepeda motor korban (Honda Supra X125 warna merah BG 2821 KP). Korban tak melawan karena ditodong Senpira.

Meski tak melawan, korban Sukijo (50) juga ditembak pelaku. Warga Dusun III Desa Pancawarna Kecamatan Pedamaran Timur itu terluka di bagian paha kanan.

baca juga: Grand Dafam Rohan, Hotel Bintang 4 Syariah Pertama di Yogyakarta

baca juga: Lagi Mancing, Subardi Mendadak Raib Disapu Ombak Pantai Wediombo Gunungkidul