Lewandowski, Dulunya Remaja Kerempeng, Kini Top Skor Liga Champions

Robert Lewandoski top skor Liga Champions 2019/2020. (Foto: Uefa.com)
Robert Lewandoski top skor Liga Champions 2019/2020. (Foto: Uefa.com)

SURYAYOGYA.COM – Robert Lewandowski, striker Bayern Munich yang menjadi top skor Liga Champions, memiliki kiat-kiat khusus yang menjadikannya seorang penyerang mematikan di Eropa dan jarang cedera di usia kepala tiga.

Bagaimana Robert Lewandowski yang tadinya target Blackburn Rovers, yang kurus kering, menjadi mesin gol Liga Champions yang rezim kesehatannya mengejutkan Pep Guardiola dan memberinya julukan ‘The Body’

Ini adalah musim yang mengejutkan dari Robert Lewandowski dimana dia menjadi penyerang yang semakin menakutkan bagi lini pertahanan di Liga Champions.

Dia akhirnya menjadi top skor kompetisi ini, mencetak 5 gol dan hanya kalah dua gol dari catatan tertinggi yang dibuat Cristiano Ronaldo bersama Real Madrid.

BACA JUGA:

Striker berusia 31 tahun itu jelas merupakan sosok penting bagi Munich, membantu klub menjuarai Liga Champions 2019/2020 setelah mengalahkan PSG 1-0 di laga final, Minggu (23/8/2020) malam waktu Eropa, dan secara keseluruhan mencetak 54 golnya untuk Munich di semua kompetisi.

Tapi karier Lewandowski bisa jadi begitu, sangat berbeda – jika bukan karena gunung berapi…

Pencarian Sam Allardyce untuk seorang striker ketika manajer Blackburn Rovers itu berkeliling Eropa untuk mendapatkan pencetak gol demi meningkatkan peluang timnya bertahan di Liga Premier pada tahun 2010.

Memiliki David Dunn dan Morten Gamst Pedersen menciptakan peluang secara berkala, Jason Roberts, Franco Di Santo, Nikola Kalinic, dan David Hoilett tidak cukup berhasil.

Kepala perekrutan Martyn Glover merekomendasikan “pembunuh bayaran” milik Lech Poznan, Robert Lewandowski, kepada Big Sam. Pemain ini telah mencetak 21 gol dalam 34 pertandingan. Diskusi telah dilakukan, biaya £ 4 juta disetujui dan kesepakatan sudah selesai.

Langkah Kariernya Berubah Akibat Letusan Gunung Eyjafjallajokull