Pameran “MASKER dan ALAM” Bangkitkan Pariwisata dan Ekonomi Yogyakarta

Fashion show dalam acara pameran
Fashion show dalam acara pameran "Masker dan Alam" di Hotel Gaia Cosmo, Yogyakarta, Sabtu (29/8/2020). (Foto: Suryayogya.com/Gaga Sallo)

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap pariwisata dan perekonomian di daerah Yogyakarta. Tapi sejak penerapan tatanan hidup baru atau new normal dimulai, beragam aktivitas dan kreativitas pun sudah mulai bergerak.

Seperti pameran “MASKER dan ALAM” yang dihelat untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi Yogyakarta ini.

Bertempat Gaia Cosmos Hotel Sabtu (29/8/2020) para kreator seni Yogyakarta menawarkan ide dari kondisi yang sederhana, dari selembar masker dan sikap tentang alam semesta, termasuk kesedihan dan kebersamaan menghadapi pandemi Covid-19.

Didukung oleh Gaia Cosmos Hotel, beberapa kreator membuat kegiatan Pameran “Masker dan Alam” yang dilihat dari sudut lukis, tulisan,puisi ataupun fashion.

Terlibatnya para kreator seniman ternama membuat pameran yang dimulai dari tanggal 29 Agustus dan akan berakhir di 4 September 2020 ini dapat menghidupkan pelaku seni dan pariwisata Yogyakarta yang terdampak pandemi.

 Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Singgih Raharjo SH MEd bersama Ketua Panitia Pameran Fausan Armando dan Lia Mustafa Karya Fasion serta Publik Relation Hotel Gaia Cosmo dalam pembukaan Pameran "Masker dan Alam" di Hotel Gaia Cosmo, Yogyakarta, Sabtu (29/8/2020). (Foto: Suryayogya.com/Gaga Sallo)

Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Singgih Raharjo SH MEd bersama Ketua Panitia Pameran Fausan Armando dan Lia Mustafa Karya Fasion serta Publik Relation Hotel Gaia Cosmo dalam pembukaan Pameran “Masker dan Alam” di Hotel Gaia Cosmo, Yogyakarta, Sabtu (29/8/2020). (Foto: Suryayogya.com/Gaga Sallo)

Seniman yang terlibat dalam pameran ini, yaitu Karya Fasion dari Lia Mustafa, Karya Patung dari Andre Suryaman dan Tmbul Raharjo, Karya Lukis dari Isro Media Legal, Karya Interior Dari Deddy Effendi, Karya Foto dari Fausan Armando dan Pradita Dian serta Karya Puisi dari Reza Rusandi dan Vika Aditya.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo SH MEd. Dalam sambutannya, Singgih mengatakan bahwa acara pameran bertema “Masker dan Alam” ini adalah cara dan terobosan yang baik.

Dikatakan bahwa di saat pandemi ini semua orang termenung dan tertegun atas musibah ini, namun semua itu jangan sampai larut. “Kita semua wajib bangkit untuk mengatasi semua kendala ini,” kata Singggih.

“Bahwa pameran ini adalah hasil dari meditasi dari para penggiat seni selama pandemi. Kegiatan ini tentu mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Yogyakarta karena menyangkut ekonomi kreatif,” ujarnya.

Di akhir sambutanya, Singgih berharap semua seniman dapat melalukan yang terbaik dalam karya seni untuk meningkatkan dan mengangkat pariwisata Yogyakarta. (*)

Penulis: Gaga Sallo | Editor: Eddy Mesakh