Satu PKL Malioboro Meninggal, Pemko Yogya Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Penyemprotan disinfektan di zona 3 Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemko Yogya)
Penyemprotan disinfektan di zona 3 Malioboro, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemko Yogya)

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM -Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) di zona tiga Malioboro meninggal karena Covid-19, Pemerintah Kota (Pemko) Yogyakarta pun melakukan penyemprotan disinfektan dan memperketat protokol kesehatan di Kawasan tersebut.

Penyemprotan disinfektan di sepanjang kawasan Malioboro dari zona 1 – 5. Penyemprotan disinfektan dilakukan Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogya dan Dinas Kebakaran Kota Yogyakarta, Selasa (8/9/2020).

Penyemprotan disinfektan di Kawasan Malioboro dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada pengunjung.

Namun begitu, para pengunjung juga diminta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Para petugas Jogoboro juga terus memastikan bahwa pengunjung Malioboro harus melakukan QR scanner, menggunakan masker, dan mengawasi praktik social distancing,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi seperti dikutip dari portal resmi Pemko Yogyakarta.

Perwira Jogoboro, Endro mengatakan, sebanyak 2 regu personel Jogoboro juga diturunkan untuk mengawasi pelaksanaan penyemprotan disinfektan di sepanjang Malioboro. Pengawasan tersebut dilakukan untuk membantu petugas yang melakukan penyemprotan disinfektan apabila membutuhkan arahan.

“Jogoboro diturunkan untuk ikut andil dalam membantu mengawal dan mengarahkan petugas yang menyemprotkan disinfektan. Ada 2 regu diturunkan sekitar 24 orang,” jelasnya.

Kembali Berjualan Pukul 12.00 WIB