Operasi Yustisi di Daerah Babarsari, Banyak Pengguna Jalan Terjaring

Penulis: Gaga Sallo/ Editor: Yeni

Petugas Gabungan melakukan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di daerah Babarsari Depok Sleman, Rabu (16/09/2020) Foto : Gaga Sallo
Petugas Gabungan melakukan Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan di daerah Babarsari Depok Sleman, Rabu (16/09/2020) Foto : Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Operasi Yustisi kali ini digelar di daerah Babarsari tepatnya di depan SMPN 4 Depok Sleman, banyak yang terjaring rahasia karena tidak menggunakan masker.

Pantauan suryayogya.com, Rabu (16/09/2020) razia gabungan melibatkan dari Pol PP, dan TNI Polri. Dari razia yang dilakukan terlihat banyak yang melanggar dalam penggunaan masker.

Hukuman bagi pelanggar dalam operasi yustisi penegakan protokol kesehatan ini adalah dengan diberikan sanksi sosial dari menyapu dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi.

.Baca:Polda DIY Bersama TNI dan Satpol PP Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Dari operasi yang digelar sebanyak 28 orang yang terjaring memiliki KTP DIY, dan 39 orang yang memiliki KTP luar DIY. Operasi dilaksanakan selama tiga jam. Hal ini dikatakan oleh Ade Permata Sari staf penegakan dan penyidik Satuan Polisi Pamong Praja DIY.

Ade menjelaskan bahwa dari 67 orang yang terjaring dominan adalah pelajar dan mahasiswa. Ia berharap bagi pelanggar yang sudah terjaring agar tidak mengulangi lagi perbuatanya yang sangat jelas melanggar aturan.

Dari jumlah yang terjaring menunjukkan angka yang relatif tetap, belum ada penurunan. Hal ini bisa disimpulkan bahwa tingkat Kesadaran masyarakat masih rendah atau masih jauh dari yg di harapkan.

Dengan demikian Satpol-PP DIY akan lebih intensif lagi dalam penegakan disiplin kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

.Baca:Kabar Duka, Istri Ketua DPRD DIY Meninggal Dunia

.Baca:Pemerintah Kota Yogyakarta Mengikuti Ajang Anugerah ASN 2020