Antisipasi Dampak La Nina, Bupati Sleman Perintahkan Invetarisir Pohon Rawan Tumbang

Penulis: Gaga Sallo

Salah satu Pohon Besar yang persis berada di Jalan Raya Kledokan, Perempatan Selokan Mataram Kecamatan Depok Kabupaten Sleman. Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Menghadapi fenomena La Nina, Bupati Sleman, Sri Purnomo menghimbau masyarakat di Kabupaten Sleman agar tidak panik namun tetap waspada. Ia juga telah berkoordinasi dengan OPD terkait untuk mengantisipasi dampak dari fenomena La Nina.

Sri Purnomo juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman untuk menginventarisir pohon-pohon rawan tumbang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Hal ini dikatakan saat menerima kunjungan dari Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Jogjakarta, Reni Kraningtyas Rabu (14/10/2020).

Dijelaskan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memberikan informasi wilayah potensi longsor pada Pusdalop BPBD Kabupaten Sleman untuk melakukan langkah antisipasi meminimalisir kerugian materi dan mengupayakan keselamatan warga Kabupaten Sleman,” tambahnya.

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas bahwa Saat ini fenomena La Nina lemah hingga moderate sedang terjadi di wilayah Indonesia dan dampaknya juga dirasakan masyarakat DIY

.Baca: Walikota Yogyakarta: Dari 26.000 UMKM Kota Yogyakarta Baru 6.993 Yang Memiliki Legalitas Izin Usaha

.Baca: Pengembangan Roadmap Smart City Yogyakarta Telah Melebihi Target 

.Baca: Bupati Sleman: Pancasila Menjadi Fondasi Kuat Agar Tidak Muda Dipecah Belah