BEM se DIY Dukung Yogyakarta Damai dan Tolak Demo Anarkis

Penulis : Gaga Sallo

Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua BEM se DIY saat membagikan bunga kepada masyarakat sebagai simbol Yogyakarta yang damai dan terhindar dari tindakan anarkis saat demontrasi masa. Selasa 27/10/2020 di Malioboro.Foto: Gaga Sallo
Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua BEM se DIY saat membagikan bunga kepada masyarakat sebagai simbol Yogyakarta yang damai dan terhindar dari tindakan anarkis saat demontrasi masa. Selasa 27/10/2020 di Malioboro.Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se DIY dukung Yogyakarta damai dan menolak Anarkisme serta bersama membangun Yogyakarta untuk lebih maju lagi.

Hal ini dikatakan oleh Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua BEM se DIY Kepada suryayogya.com Selasa 27/10/2020 di Malioboro.

Ilham menjelaskan bahwa hubungan antara mahasiswa dan masyarakat itu adalah satu,sehingga antara mahasiswa dan masyarakat wajib menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

.BACA : Tanggap Bencana Alam, Dandim Sleman Pimpin Apel Siaga

.BACA : Ketua PKL Malioboro Mendukung Rencana Pemda DIY Membuat Jalur Malioboro Tanpa Kendaraan Bermotor

.BACA : Menggunakan Surat Kuasa Palsu Kepala Pedukuhan Tegiri II Kulonprogo Cairkan Dana Covid 19

“Ia mahasiswa dan masyarakat itu satu, yang diperjuangkan oleh mahasiswa juga untuk rakyat kok, jadi saat ini memang tidak ada gesekan antara masyarakat dan mahasiswa, namun yang dihindari itu adalah demo yang anarkis,” ujar Ilham yang juga adalah presiden mahasiswa UII.

Dikatakan bahwa tidak ada yang dapat melarang mahasiswa untuk melakukan aksi demonstrasi dan itu siapapun,namun yang kini menjadi bahan diskusi adalah aksi mahasiswa yang mungkin saja ditunggangi dan berakhir dengan tindakan anarkis yang terjadi di DIY beberapa waktu lalu.

Namun dapat saya tegaskan bahwa tidak ada niat mahasiswa yang demo dengan tujuan rusuh, mahasiswa turun kejalan sudah melakukan kajian yang tepat dan matang, apa dan mengapa yang harus diperjuangkan.