Ditolak Menikah, Warga Sentolo Tega Membakar Pacarnya Sendiri

Penulis: Gaga Sallo

Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, S.Pd., M.M didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jefry Prana Widnyana saat gelar konferensi pers depan lobby Mapolres Kulonprogo.
Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, S.Pd., M.M didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jefry Prana Widnyana saat gelar konferensi pers depan lobby Mapolres Kulonprogo.

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Biasanya terdengar kalimat “cinta ditolak dukun bertindak” yang sudah familiar beredar di masyarakat luas. Namun cerita berbeda datang dari Sentolo Kulonprogo. Agus Trikoyopari Suda (51) Warga Sentolo Lor RT 16 RW 08 Kelurahan Sentolo Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulonprogo, harus berurusan dengan proses hukum berhubung tindakan berencana membakar pacarnya dengan menggunakan bensin menyebabkan korban meninggal dunia.

Hal ini dikatakan oleh Wakapolres Kulonprogo Kompol Sudarmawan, S.Pd., M.M., didampingi oleh Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jefry Prana Widnyanasaat gelar konferensi pers depan lobby Mapolres Kulonprogo.

Adalah korban Catur Atminingsi (54) Dusun Tawang RT 31 RW 10 Kelurahan Banyuroto Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulonprogo menjadi sasaran kemarahan dari Agus dengan tega membakar menggunakan bensin hingga korban meregang nyawa.

.Baca: Ki Seno Nugroho Maestro Wayang Kulit Yang Mampu Merangkul Generasi Muda

.Baca: Dipicu Tulisan Nama Kontak HP “Sampah” Kepala Triyono Warga Kulonprogo Dibacok

.Baca: BMKG Sleman: Waspada Terhadap Angin Kencang di Wilayah Yogyakarta

Tindakan keji dari Agus bermula dari tiga hari sebelum kejadian, Kamis 03/09/2020, pelaku dan korban bertemu di depan puskesmas Mudal Sentolo. Pada saat bertemu pelaku meminta untuk menikah bersama korban.

Ajakan pelaku saat itu ditolak oleh korban, mendengar ajakan untuk hidup bersama ditolak, maka pelaku geram. Sekira hari Sabtu pelaku berniat untuk membuat korban jera.