Gara – Gara Ditanya Asli Orang Mana, Seorang Pria Ditikam Warga Sewon Bantul

Penulis : Gaga sallo

Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratno saat menggelar konferensi pers di Polsek Mergangsan didampingi oleh Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sartono Kamis (12/11/2020). Foto: Gaga Sallo
Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratno saat menggelar konferensi pers di Polsek Mergangsan didampingi oleh Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sartono Kamis (12/11/2020). Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Pepatah tua mengatakan bahwa tidak kenal maka tidak sayang ataupun malu bertanya sesat dijalan, belum berlaku bagi Muhammad Ilham Harvin Apriliansah alias Gendut Warga Banyon RT 70 Kelurahan Pendowoharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Yogyakarta.

Pasalnya Harvin tega menikam Sutikno Suyanto warga Pagergunung I RT 04 Sitimulyo Piyungan Bantul, karena Korban sempat menanyakan pelaku orang dari mana.

Hal ini dikatakan oleh Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratno saat menggelar konferensi pers di Polsek Mergangsan didampingi oleh Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sartono Kamis (12/11/2020).

.BACA : Ratusan Botol Miras Tanpa Izin Disita Sat Resnarkoba Polresta Yogyakarta 

.BACA : Miliki Sabu Seberat 0,63 LGS Warga dari Magelang ini Diringkus Team Sat Narkoba Polres Sleman

Dijelaskan bahwa pada hari selasa 10 November 2020 sekira pukul 00.30 WIB ketika Muhammad Ilham Harvin Apriliansah bersama temanya FBR yang kini menjadi DPO berboncengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan Menukan tepatnya depan SD Muhamadyah Karangkajen, melihat sekelompok orang berboncengan berjumlah 15 motor.

Pelaku dan teman boncengan saling tatap mata dan sekita korban menanyakan asli orang dari mana. Mendengar pertanyaan itu pelaku mengambil pisau dapur yang tersimpan di tas samping dan langsung menyambet ke arah punggung sebelah kiri korban.

Usai menikam pelaku langsung meninggalkan korban dan pergi bersama temannya ke arah Jalan Imogiri barat menuju rumahnya.

.BACA : Wakapolda DIY Tekankan Nilai Kasih Sayang sebagai Ajaran Nabi Muhammad SAW

.BACA : Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan

Dari kejadian Polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario 110 Nopol AB 6505 RG warna hitam, Satu tas warna hitam dan jaket warna hitam

Atas perbuatan pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP dan 351 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan penjarah.(*)

Editor : Sudianto Pane