Sempat Membuat Heboh Masyarakat, Ketua KPU Sleman Minta Maaf Atas Unggahan Konten di Akun Twitter Resminya

Penulis: Gaga Sallo

Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi
Ketua KPU Kabupaten Sleman Trapsi Haryadi

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Masyarakat Yogyakarta dan khususnya Kabupaten Sleman sempat dihebohkan dengan unggahan resmi dari KPU Kabupaten Sleman di akun Twitter resmi KPU tentang sosialisasi paslon yang hanya muncul paslon nomor urut 3.

Melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh ketua KPU Kabupaten Sleman pada tanggal 14 November 2020, Trapsi Haryadi meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan ini, dan KPU Kabupaten Sleman berkomitmen menyelenggarakan Pesta Demokrasi ini dengan transparan, independen dan berintegritas.

Dijelaskan bahwa kejadian yang menghebohkan ini bermula dari tanggal 13 November 2020 pukul 13.00 WIB mengunggah visi misi dan sosialisasi paslon.

.Baca: Pembangunan Tol Yogyakarta – Bawen 71 KM Resmi Ditandatangani

.Baca: Polda DIY Berikan Trauma Healing Pada Warga Di Barak Pengungsian Gunung Merapi

.Baca: Polres Bantul Menerima Sepimma Angkatan 64 Tahun 2020 Pokjar III

Semua konten diunggah di Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube resmi KPU Sleman.

Dari unggahan tersebut diketahui ada masalah di akun Twitter berdasarkan laporan masyarakat yang mana hanya menampilkan satu pasangan calon nomor 3, sehingga pada pukul 04.25 WIB KPU Sleman menghapusnya agar tidak bermunculan persepsi berbeda di masyarakat.

Menurut Trapsi saat ini pihaknya berkoordinasi dengan pihak yang berkompoten dalam bidang teknologi informasi untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.

Pada momen kejadian ini Trapsi juga berterimakasih kepada masyarakat karena sudah memberi masukan kepada KPU Sleman, sehingga kedepannya semua proses terus berjalan dengan baik dan lancar.(*)