Kembali Turun Kejalan Aliansi Rakyat Bergerak Serukan Pencabutan UU Cipta Kerja

Penulis : Gaga Sallo

Sembari mengusung Peti Mati Aksi demonstrasi kembali digelar oleh Aliansi Rakyat Bergerak, kali ini aksi dengan tuntutan Pencabutan UU Cipta Kerja kembali di suarakan lagi. Selasa 17/11/2020. Foto: Gaga Sallo/suryayogya.com
Sembari mengusung Peti Mati Aksi demonstrasi kembali digelar oleh Aliansi Rakyat Bergerak, kali ini aksi dengan tuntutan Pencabutan UU Cipta Kerja kembali di suarakan lagi. Selasa 17/11/2020. Foto: Gaga Sallo/suryayogya.com

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Aksi demonstrasi kembali digelar oleh Aliansi Rakyat Bergerak, kali ini aksi dengan tuntutan Pencabutan UU Cipta Kerja kembali di suarakan lagi.

Pantauan suryayogya.com Selasa 17/11/2020 bertempat di Bundaran UGM masa aksi yang berkisar 100 orang melakukan long March menuju Jalan Gejayan sembari mengusung peti mati tanda matinya demokrasi.

Dalam aksi long March masa aksi terus memekikkan tuntutannya agar pemerintah kembali mengkaji dan mencabut UU Cipta Kerja yang bagi mereka sangat tidak berpihak pada rakyat kecil.

.BACA : Sempat Membuat Heboh Masyarakat, Ketua KPU Sleman Minta Maaf Atas Unggahan Konten di Akun Twitter Resminya

.BACA : Miliki Sabu Seberat 0,63 LGS Warga dari Magelang ini Diringkus Team Sat Narkoba Polres Sleman

.BACA : Gubernur DIY Minta Media Mesti Teliti Memberitakan Informasi Gunung Merapi

Aksi Aliansi Rakyat Bergerak yang kesekian kalinya ini terus berupaya agar poin poin yang disampaikan menjadi pertimbangan pemerintah untuk melindungi rakyatnya.

Bertebaran poster yang dibentangkan dengan beberapa tuntutan antara lain perjuangan gerakan buruh,tani mahasiswa maupun elemen gerakan lain di seantero negeri yang tengah melawan sistem yang menindas. Serta perjuangan hak menentukan nasib sendiri bagi bangsa West Papua.