Upaya Meningkatkan Pengetahuan, Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta Miliki Perpustakaan

Penulis: Gaga Sallo

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Ade Agustina , A.MD.IP., S.H., M.H dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menandatangani kerja sama untuk memberikan pemahaman literasi dalam bentuk perpustakaan. Selasa (17/11/2020).
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Ade Agustina , A.MD.IP., S.H., M.H dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menandatangani kerja sama untuk memberikan pemahaman literasi dalam bentuk perpustakaan. Selasa (17/11/2020).

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Setiap warga negara memiliki hak yang sama walaupun berada dalam lapas, berhak mendapat hak belajar maka warga binaan lapas perempuan diberikan ruang dalam kegiatan berbasis literasi.

Menindaklanjuti hal ini Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II B Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta menyediakan pojok baca di area lapas.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, Ade Agustina AMD., IP., S.H., M.H., Selasa (17/11/2020).

.Baca: PKL Malioboro Tolak Demo Front Rakyat Perjuangan Rakyat D.I.Yogyakarta

.Baca: Kembali Turun Kejalan Aliansi Rakyat Bergerak Serukan Pencabutan UU Cipta Kerja

.Baca: Tiga Proyek Prioritas Strategis DIY di 2021, Mendongkrak Ekonomi Pariwisata dan Masyarakat

Dijelaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen melakukan pembinaan kepada warga binaan lapas melalui kegiatan berbasis literasi.

“Sehingga kami mengajukan permohonan kerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta dalam bentuk penyediaan sarana membaca,” jelasnya.

Cindelaras adalah nama yang disematkan untuk pondok baca yang berada di dalam lapas perempuan tersebut dengan berbagai pilihan jenis bacaan seperti buku agama, keterampilan, psikologi, novel, selain itu disediakan pula majalah-majalah dan tabloid-tabloid wanita.(*)