Kepala BNPB Kunjungi Posko Pengungsian Glagaharjo Cangkringan

Penulis : Gaga Sallo

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo saat menuju ke tenda pengungsian. Foto: Gaga Sallo/suryayogya.com
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo saat menuju ke tenda pengungsian. Foto: Gaga Sallo/suryayogya.com

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Ancaman Erupsi Gunung Merapi yang kini ditetapkan Status oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menjadi level III langsung direspon cepat oleh semua instansi terkait.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo turun langsung melihat penanganan terhadap pengungsian akibat ancaman erupsi Merapi di barak pengungsian Glagaharjo Cangkringan Sleman pada hari ini Kamis 19/11/2020 pukul 15.00 WIB.

Dalam sambutan Doni menegaskan bahwa atas perintah Presiden RI BNPB siap membantu setiap terjadi bencana dan ancaman bencana.

.BACA : Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, 36 Ternak Sapi Dievakuasi oleh Koramil 01 Cangkringan Sleman

,BACA : Sempat Membuat Heboh Masyarakat, Ketua KPU Sleman Minta Maaf Atas Unggahan Konten di Akun Twitter Resminya

.BACA : Kabar Baik, UMK Yogyakarta Tahun 2021 Sah Menjadi Rp 2.069.530

Saat ini menurutnya bahwa BNPB telah siap membantu daerah sebesar Satu Miliar sebagai biaya operasional tiga kabupaten yang terdampak yakni Kabupaten Sleman, Kabupaten, Boyolali,Kabupaten Klaten serta Magelang. Selain itu BNPB juga membantu berupa dua ribu masker dan alat rapid test.

Harapannya dengan adanya bantuan ini dapat menangani warga pengungsi dengan baik.

Ia juga berharap agar SOP penangganan kepada pengungsi terhadap kebutuhan kebutuhan dasar dapat diutamakan seperti stok air bersih, obat-obatan, vitamin serta ibu- ibu hamil dan menyusui anak-anak dan kaum difabel.

Diakhir kunjungan terhadap pengungsi Doni berharap kepada semua pengungsi agar bersabar menghadapi cobaan bencana ini yang mana saat ini telah dilanda bencana virus covid 19 namun kini mesti berhadapan dengan ancaman erupsi Gunung Merapi.

“Mari kita pasrahkan pada yang kuasa agar bencana ini cepat berlalu dan kita kembali beraktifitas seperti biasa,” tutupnya.(*)

Editor : Sudianto Pane