Pramuwisata Dituntut Punya Kemampuan Lebih Dalam Memperkenalkan Pariwisata Yogyakarta

Penulis: Gaga Sallo

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menghadiri pelatihan pemandu wisata, Selasa (17/11/2020).
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menghadiri pelatihan pemandu wisata, Selasa (17/11/2020).

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Memiliki sertifikasi dalam tugas sebagai pemandu wisata di Yogyakarta adalah sebuah tuntutan pada suatu profesi. Pemandu wisata atau biasa dikenal dengan Pramuwisata adalah hal terpenting dari bagian pengembangan sistem pariwisata Yogyakarta.

Dari seorang Pramuwisata maka wisatawan terbantu agar mengetahui tentang pariwisata Yogyakarta secara lebih dalam. Sehingga Pramuwisata wajib memiliki lisensi atau sertifikasi.

“Pramuwisata harus memiliki ciri khusus yakni memiliki kemampuan bahasa asing, bisa menginterpretasikan warisan budaya dan kekayaan alam serta memiliki kualifikasi khusus yang diakui lembaga resmi,” ucap Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menghadiri Pelatihan Pemandu Wisata, Selasa (17/11/2020).

.Baca: Tiga Proyek Prioritas Strategis DIY di 2021, Mendongkrak Ekonomi Pariwisata dan Masyarakat

.Baca: Puri Mataram Lokasi Wisata Wahana Baru Di Sleman

.Baca: Jalan Malioboro Tanpa Dilalui Kendaraan Bermotor, Agar Menambah Daya Tarik Wisatawan

Dijelaskan bahwa pihaknya juga meminta agar Pramuwisata paling tidak berpenampilan baik dan mesti menggunakan baju batik, sebagai bentuk promosikan tentang budaya Yogyakarta.

“Informasi dasar tentang Kota Yogyakarta, tidak hanya terkait dengan destinasi wisata saja namun juga terkait tentang profil Kota Yogyakarta, mesti dikuasai oleh seorang Pramuwisata dalam menjalankan profesi sebagai pemandu wisata. Sehingga jika sewaktu-waktu wisatawan yang dipandu menanyakan tentang kota Yogyakarta maka semuanya sudah dipersiapkan,” Tutupnya.(*)