Terdengar Empat Kali Suara Guguran Gunung Merapi dari Pos Babadan

Penulis: Gaga Sallo

Gunung Merapi terlihat dari Pos Pantau Babadan Yogyakarta.
Gunung Merapi terlihat dari Pos Pantau Babadan Yogyakarta.

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Perkembangan aktivitas Gunung Merapi sesuai data yang didapat suryayogya.com dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pada hari ini Jumat (20/11/2020), telah terdengar suara guguran 4 kali (lemah-sedang) dari Pos Babadan. Serta kondisi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 15.5-20.6 °C, kelembaban udara 69-90 %, dan tekanan udara 567.7-687.7 mmHg.

Gunung terlihat jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.

.Baca: Kepala BNPB: Informasi Aktivitas Gunung Merapi Harus Satu Pintu Melalui BPPTKG

.Baca: Hujan Badai Menghantam Posko Pengungsi Gunung Merapi Saat Kunjungan Kepala BNPB

.Baca: Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, 36 Ternak Sapi Dievakuasi oleh Koramil 01 Cangkringan Sleman

Kegempaan guguran berjumlah 21, Amplitudo 4-40 mm, durasi 12.4-88.8 detik. Untuk hembusan berjumlah 16, Amplitudo 3-12 mm, durasi : 11.2-15.6 detik.

Dijelaskan bahwa untuk Hybrid/Fase berjumlah 117, Amplitudo : 3-29 mm, S-P 0.3-0.4 detik, Durasi : 5.8-10.9 detik. Sedangkan untuk Vulkanik Dangkal berjumlah 14, Amplitudo: 40-75 mm, Durasi 11.6-44.1 detik.

Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level Siaga III, masyarakat diminta jangan panik dan mendengar isu-isu hoax yang beredar tentang aktivitas Gunung Merapi. Semua informasi wajib didapat dari BPPTKG Yogyakarta.

Hal ini sesuai yang dikatakan oleh Kepala BNPB Letnan Jenderal Doni Monardo saat kunjungan ke Desa Glagaharjo posko pengungsian.(*)