Peran Serta Mahasiswa Yogyakarta Dalam Aksi Kemanusiaan kepada Warga Pengungsi Gunung Merapi

Penulis: Gaga Sallo

Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se DIY Kepada suryayogya.com ketika ditemui di barak pengungsian Glagaharjo.Selasa 24/11/2020. Foto: Gaga Sallo
Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se DIY Kepada suryayogya.com ketika ditemui di barak pengungsian Glagaharjo.Selasa 24/11/2020. Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Mahasiswa dan kampus-kampu se-DIY hendaknya terlibat aktif dalam membantu warga korban ancaman erupsi Gunung Merapi yang kini menempati barak pengungsian Glagaharjo Cangkringan Sleman.

Hal ini dikatakan oleh Pancar Setyabudi Ilham Mukaromah sebagai wakil ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY kepada suryayogya.com ketika ditemui di barak pengungsian Glagaharjo, Selasa (24/11/2020)

Dijelaskan bahwa gerakan berbagi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana adalah menjadi tolak ukur perjuangan mahasiswa saat ini.

.Baca: Info Update Aktivitas Gunung Merapi per 23 November 2020: Suara Guguran Keras Terdengar 1 kali

.Baca: Merapi Level III, Pendakian dan Penambangan di KRB III Diminta Berhenti

.Baca: Kepala BNPB: Informasi Aktivitas Gunung Merapi Harus Satu Pintu Melalui BPPTKG

“Saya rasa mahasiswa mempunyai kemampuan intelektual yang lebih sehingga mampu menggerakkan, mampu secara financial karena ada badan-badan kampus yang siap turun, dan dapat memberikan satu manufer atau determinasi dalam menggalang gerakan berbagi untuk masyarakat lereng Merapi,”tegasnya.