Perkembangan Kasus Pengrusakan Kafe Legian Malioboro

Penulis: Gaga Sallo

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya menunjukan barang bukti jaket yang dipakai saat pengerusakan Kafe Legian yang terekam video, didampingi oleh Kabid Humas Polda D.I.Yogyakarta Kombes Pol.Yuliyanto, S.I.K. Foto: Gaga Sallo
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, AKP Riko Sanjaya menunjukan barang bukti jaket yang dipakai saat pengerusakan Kafe Legian yang terekam video, didampingi oleh Kabid Humas Polda D.I.Yogyakarta Kombes Pol.Yuliyanto, S.I.K. Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Buntut dari Kafe Legian Garden Restauran yang persis berada di sebelah selatan kantor DPRD DIY, pinggir jalan Malioboro, hangus terbakar si jago merah, Kamis (08/10/2020) mengakibatkan 7 orang mesti diperiksa pihak kepolisian.

Kemudian 5 orang menjalankan pemeriksaan lanjutan kali ini masuk dalam tahapan face making untuk mengenal lebih dalam wajah pelaku.

Hal ini dikatakan oleh Kabid Humas Polda DI.Yogyakarta Kombes Pol.Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., didampingi oleh Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Riko Sanjaya saat menggelar konferensi pers di Polresta Yogyakarta Senin (30/11/2020).

.Baca: Legian Garden Restauran Malioboro Terbakar Saat Demo Penolakan Omnibus Law

.Baca: Pemilik Kafe Legian Malioboro Membuat Laporan Polisi di Polda DIY

.Baca: Basarnas Evakuasi 5.829 Orang dari 26 Desa Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok Lembata

Dijelaskan bahwa team dari Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) terus berusaha mencari tau tentang kejelasan wajah-wajah pelaku karena banyak video yang mesti secara detail dilakukan pendalaman.

“Dalam kasus Kafe Legian sudah ada tujuh orang sudah diperiksa, dan ada beberapa kandidat tapi memang kepolisian perlu memastikan secara detail,” ujarnya.