Sepak Terjang Kapolri Nasrani Kedua Kelahiran Ambon Pimpin Kepolisian Republik Indonesia Kini

Penulis: Gaga Sallo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. 

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo akhirnya ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai Kapolri baru menggantikan Idham Azis yang kini memasuki masa pensiun.

Menjadi orang nomor satu dalam dunia kepolisian di Republik ini dan menyandang agama Nasrani hendaknya tidak menjadi halangan dengan kepercayaan yang dianutnya.

Penelusuran Suryayogya.com, diketahui bahwa Kapolri pertama yang beragama Kristiani adalah Jenderal Polisi (Purn) Widodo Budidarmo (lahir di Surabaya, 1 Sep 1927 – meninggal di Jakarta, 5 Mei 2017 pada umur 89 tahun). Ia menjabat sebagai Kapolri pada periode 1974 – 1978.

BACA JUGA: 

Komjen Listyo Sigit Prabowo adalah jenderal bintang tiga kelahiran Ambon, Maluku, 5 Mei 1969.

Jawa Tengah menjadi provinsi yang penting dalam perjalanan karier Listyo. Pada 2009, ia menjadi Kapolres Pati. Satu tahun kemudian, Listyo dimutasi sebagai Kapolres Sukaharjo.
Selanjutnya, Listyo diangkat menjadi Wakapoltabes Semarang.

Setelah itu, ia menjabat sebagai Kapolres Solo. Saat Listyo bertugas di Solo, Jokowi menjabat Wali Kota Solo. Saat menjadi Kapolres Solo, ia pernah menangani kasus bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh, Solo, Jawa Tengah.