Kebijakan Trump yang Dibatalkan oleh Presiden Amerika Joe Biden Setelah Resmi Dilantik

Joe Biden, Presiden Terpilih Amerika Serikat. (Foto dari celebritynetworth.com)
Joe Biden, Presiden Terpilih Amerika Serikat. (Foto dari celebritynetworth.com)

AMERIKA, SURYAYOGYA.COM – Joe Biden presiden Amerika Serikat langsung bekerja. Membatalkan sejumlah kebijakan kunci Donald Trump hanya beberapa jam setelah resmi dilantik.

Presiden Biden sedang menandatangani 15 perintah eksekutif yang ditujukan untuk meningkatkan tindakan pemerintah federal terkait krisis virus corona.

“Tidak bisa membuang waktu jika menyangkut penanganan krisis yang kita hadapi,” cuit Biden dalam perjalanan menuju Gedung Putih menyusul pelantikannya.

Tindakan Biden lainnya adalah membatalkan kebijakan Trump soal perubahan iklim, imigrasi, dan hubungan rasial.

BACA JUGA: 

Presiden Biden “akan mengambil tindakan, tidak hanya membalikkan kerusakan terbesar yang dilakukan pemerintahan Trump, tapi juga mulai menggerakkan negara kami ke depan,” sebut pernyataan mengenai perintah eksekutif Biden.

Lantas apa saja perintah eksekutif Biden?

Pandemi virus corona

Biden memutuskan beragam perintah untuk menangani pandemi Covid-19, yang telah merenggut nyawa lebih dari 400.000 orang di AS. Perintah eksekutif presiden mencakup:

  • Mengembalikan keanggotaan AS di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pakar virus, Dr Anthony Fauci, siap berpartisipasi mewakili AS dalam pertemuan dewan eksekutif internasional WHO yang berlangsung pekan ini.
  • Memusatkan penanganan Covid-19 secara nasional guna mengkoordinasikan distribusi peralatan pelindung, vaksin, dan tes.
  • Mewajibkan pemakaian masker dan menjaga jarak di semua gedung federal.
  • Menggelar tantangan memakai masker 100 hari, yang mana meminta masyarakat memakai masker selama 100 hari.