“Warsimah Pasaran” Ditengah Pandemi Covid-19

Penulis : Gaga Sallo

Suasana jajanan jaman dulu yang menjadi daya tarik pengunjung untuk bernostalgia.
Suasana jajanan jaman dulu yang menjadi daya tarik pengunjung untuk bernostalgia.

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Mengusung tema “Manjing Katresnan Marang Warsimah” pasar rakyat yang yang dinamanakan Warsimah pasaran akan digelar oleh warga masyarakat Kalurahan Gunungketur, Kemantren Pakualaman Kota Yogyakarta ditengah bencana pandemi covid melanda.

Pasar rakyat nanti akan berlangsung pada tanggal 13-14 Februari 2021 pukul 15.00-20.00 WIB di Omah Kreatif Loedji 16.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Omah Kreatif Loedji 16, Nyoman Anjas.

Dijelaskan bahwa Warsimah Pasaran pertama kali digelar pada Oktober 2020 sebagai program pemulihan ekonomi Omah Kreatif Loedji 16 bagi pelaku usaha mikro di bidang kuliner yang ada di wilayah Kalurahan Gunungketur.

.Baca : Reses Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto, Warga Minta Pemda DIY Kerja Lebih Hebat Lagi Tangani Covid19

.Baca : Kabupaten Sleman Tinggi Covid-19, Dandim Sleman Bagikan 1000 Masker

Lebih lanjut dikatakan Warung Edukasi Omah Kreatif Loedji 16 atau Warsiman ini terbentuk dari gabungan gerakan masyarakat Dapur Yu Limah atau Dapur Paguyuban Kuliner Omah Kreatif dan Pakde Kofit akibat dampak pandemi yang dirasakan masyarakat.

Menurut Nyoman Anjas Pasar Rakyat ini akan menampilkan nuansa pasaran tempo dulu melalui cara jual beli yang menggunakan nilai tukar mata uang kethip dan kuliner yang disajikan berupa jajanan tradisional.

Para pengunjung, lanjutnya, dapat merawat rasa rindunya akan jajanan tempo dulu, pasalnya di tempat ini akan menyuguhkan tempo jajanan dulu seperti djenang golong gilig, sego jagung gereh pethek, sate laler, sego pecel kertosono, bir plethok, sirup secang, clorot, apem, arum manis adoel, gempol pleret, dan salad Solo yang dikemas secara tradisional dan harga terjangkau.

“Warsimah Pasaran juga menyuguhkan talk show dan live music untuk lebih memanjakan pengunjung,” jelasnya.

.Baca : Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung Sleman, Babinsa Bimomartani Bersama Babhinkamtibmas Ringankan Beban Warga

Dilaksanakan di masa pandemi, pengunjung tetap menjalankan protokol kesehatan 5M yang memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.(*)

Editor : Sudianto Pane