Jembatan Penghubung Empat Kecamatan Ambruk, Akses Transportasi Lumpuh

Kondisi jembatan Benenain saat ini nyaris Ambruk. Foto Viki Bria
Kondisi jembatan Benenain saat ini nyaris Ambruk. Foto Viki Bria

SURYAYOGYA.COM – Jembatan penghubung di Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, ambruk diterjang banjir besar.

Buntutnya akses transportasi yang menghubungkan empat Kecamatan di seberang sungai lumpuh total. Warga empat kecamatan yakni Malaka Barat, Weliman, Wewiku, dan Rinhat.
Ruas jalan termasuk akses jalan penghubung utama pantai selatan dan Kupang ibu Kota Provinsi NTT.

Pantauan media ini Minggu (4/3/2021), posisi jembatan bagian Barat Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman sudah miring berbentuk huruf S, bangunan jembatan nyaris patah.

Kondisi badan jembatan ini tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat termasuk pejalan kaki.

.Baca : http://suryaflobamora.com

.Baca : Sinergitas Stakeholder Berantas Narkoba Di Yogyakarta

Kerusakan jembatan yang rusak akibat hujan deras beberapa hari belakangan ini. Ketinggin banjir mencapai bibir jembatan. Selain itu luapan banjir sungai Benenain menggenangi rumah warga, hasil kebun warga dan ternak pun ikut terendam banjir bahkan hanyut terbawa banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malaka Yohanes Nahak mengatakan, jembatan miring yang terjadi karena sejumlah tiang gelagar tergerus banjir besar karena hujan deras sepekan ini.

Dikatakan kerusakan jembatan ini sudah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT. Agar bisa diperhatikan sebab kerusakan jembatan mengakibatkan arus transportasi macet penghubung untuk warga empat kecamatan dan jalur pantai selatan menuju ibu kota.(*)

Editor : Sudianto Pane