[Update] Bencana Banjir Bandang NTT, 105 Orang Meninggal Dunia

Penulis: Gaga Sallo

Proses evakuasi korban bencana banjir bandang di NTT
Proses evakuasi korban bencana banjir bandang di NTT

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Banjir bandang NTT terus menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, Provinsi Nusa Tenggara Timur harus kehilangan 105 orang menjadi korban bencana alam, serta sebagian hilang masih dalam pencarian.

Hal ini berdasarkan konfirmasi langsung suryayogya.com, Kamis (08/04/2021) kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana, S.E., M.AP., sebagai SMC (SAR Mission Coordinator)

Sampai hari Rabu (07/04/2021) pukul 18.00 WITA, total korban di Flores Timur yang meninggal dunia 69 orang, dalam pencarian 1 orang dengan rincian:
1. Kecamatan Ile Boleng, desa Nelelamadike, meninggal dunia 55 orang dan dalam pencarian 1 orang.

2. Kecamatan Wotan Ulumado, desa Oyang, meninggal dunia 3 orang

3.Kecamatan Adonara Timur, desa Waiburak, meninggal dunia 11 orang

Korban ditemukan berjumlah 4 orang di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur dan pukul 13.30 Wita ditemukan kembali 1 orang korban di desa Nelelamadike, kecamatan Ile Boleng.

Adapun unsur Tim SAR Gabungan di Kabupaten Flores Timur, terdiri dari:
1. Kansar Mamere
2. Koramil Flores Timur
3. Polres Flores Timur
4. Brimob Flores Timur
5. BPBD Flores Timur
6. Polair Flores Timur
7. PMI Flores Timur
8. PT Bumi Indah
9. Keluarga korban dan masyarakat setempat