2.169 Paket Dimusnahkan Oleh Kantor Bea Dan Cukai Yogyakarta

Penulis : Gaga Sallo

Dipimpin langsung oleh Turanto Shi Wardoyo kepala seksi pelayanan kepabeanan dan Cukai VI mewakili Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta, Hengky T.P. Aritonang, proses pemusnahan dilakukan secara simbolis berlangsung dihalaman kantor Bea Cukai Yogyakarta, Jumat 09/04/2021. Foto: Gaga Sallo
Dipimpin langsung oleh Turanto Shi Wardoyo kepala seksi pelayanan kepabeanan dan Cukai VI mewakili Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta, Hengky T.P. Aritonang, proses pemusnahan dilakukan secara simbolis berlangsung dihalaman kantor Bea Cukai Yogyakarta, Jumat 09/04/2021. Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta kembali memusnahkan ribuan barang ilegal yang dikirim dari luar negeri masuk kedalam ke Indonesia.

Masuknya barang ilegal ini melalui kiriman pos udara dan merupakan hasil sitaan Bea Cukai Yogyakarta mulai dari pertengahan tahun 2020 hingga saat ini dan telah dinyatakan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Dipimpin langsung oleh Turanto Shi Wardoyo kepala seksi pelayanan kepabeanan dan Cukai VI mewakili Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Yogyakarta, Hengky T.P. Aritonang, proses pemusnahan dilakukan secara simbolis berlangsung dihalaman kantor Bea Cukai Yogyakarta, Jumat 09/04/2021.

.Baca : Kepala Sekertaris Bawaslu DIY Membantu Posko Bencana Di Yogyakarta

.Baca : Posko Bencana Banjir Bandang NTT Hadir Di Yogyakarta

Total barang yang dimusnahkan sebesar Rp.998.345.720,52 dengan beberapa jenis barang berupa jam tangan, Handphone dan aksesoris, Buku-buku dan CD, Alat kesehatan mask,Glove, Alat Pancing, Obat-obatan, makanan, suplemen, dan kosmetik, pakayan bekas dan aksesoris, Sepatu, Sex Toys, Earphone, Spare parts kendaraan.

Bernilai Miliar tidak membuat barang-barang ilegal tersebut tidak Dimusnahkan, namun demi menegakan peraturan maka semua barang wajib dimusnahkan.

Dalam sambutan Turanto Shi Wardoyo menjelaskan proses ini dilakukan agar masyarakat sadar bahwa apapun bentuknya jika memasukan barang secara ilegal dari luar negeri apalagi barang-barang tersebut masuk dalam kategori dilarang, dibatasi dan barang-barang yang memerlukan izin dari intansi terkait.

Proses pemusnahan dihadiri oleh Kantor Pelayanan Kekayaaan Negara dan Lelang Yogyakarta, Kantor Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Yogyakarta dan Kantor Sentra Pengelolahan Pos Yogyakarta.

Diakhir sambutan kepala KPPBC TMP B Yogyakarta yang diwakili meminta jika masyarakat ingin membeli barang-barang dari luar negeri mohon pahami dulu aturannya dan penuhi kelengkapan dokumennya.(*)

Editor : Sudianto Pane