Kisah Sopir Truk Sang Penerjang Banjir Bandang di NTT, Selamatkan Puluhan Jiwa Manusia

Penulis: Gaga Sallo & Alvin Lamaberaf / Editor: Yeni

Benediktus Wiseng Libu atau akrab disapa Embo (35) adalah sosok penyelamat puluhan jiwa manusia dari ancaman bahaya maut banjir bandang di NTT
Benediktus Wiseng Libu atau akrab disapa Embo (35) adalah sosok penyelamat puluhan jiwa manusia dari ancaman bahaya maut banjir bandang di NTT

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Kisah heroik datang dari duka dan air mata warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menjadi korban banjir bandang yang menerjang beberapa kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepekan yang lalu.

Benediktus Wiseng Libu atau akrab disapa Embo (35 tahun) adalah sosok penyelamat puluhan jiwa manusia dari ancaman bahaya maut. Dia merupakan seorang sopir mobil truk toko Pelita Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, yang boleh dikatakan sebagai penyelamat 50-an warga Riangmuko, RT 19, Kelurahan Waiwerang Kota saat diterjang banjir bandang, Minggu (04/04/2021).

Saat itu, banjir bandang telah menggempur habis sebagian besar rumah dan harta benda milik warga.

Embo yang ditemui, Suryaflobamora.com, Kamis (08/04/2021) malam mengatakan, jika saat itu dirinya tidak mengangkut puluhan warga tersebut dengan mobil, maka kemungkinan banyak warga yang akan menjadi korban terbawa banjir bandang dan tidak akan terselamatkan.

BACA JUGA: 

“Sekitar 50-an warga, saya tidak tahu pasti berapa kepala keluarga. Tetapi puji Tuhan, kami semua selamat saat melewati banjir yang besar itu, dan kami lawan arus banjir itu,” ungkap Embo.

Embo mengatakan, mulanya mobil truk dalam keadaan rusak. Pada pukul 19.00 Wita, sebelum datangnya banjir, dirinya berusaha memperbaiki mobil itu. Sempat dimarahi oleh istrinya Elisabeth Leto Taranpirak alias Yeni, agar mobil itu diperbaiki besok hari saja. Tetapi dirinya tidak menghiraukan.