Tommy Membantah Nikah Siri dengan Pelaku Pengirim Sate Beracun di Bantul

Penulis : Gaga Sallo

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, M.Sc. Foto: Gaga Sallo
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, M.Sc. Foto: Gaga Sallo

YOGYAKARTA,SURYAYOGYA.COM – Kasus sate beracun sianida di Bantul Yogyakarta yang mengakibatkan seorang bocah 10 tahun meninggal dunia, kini terus ramai diperbincangkan.

Tommy anggota polisi yang diketahui rumahnya menjadi sasaran pengiriman sate beracun oleh N.A belakangan tersiar kabar melakukan nikah siri dengan pelaku.

Atas informasi itu Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, M.Sc Kamis 06/05/2021 ketika ditemui suryayogya.com di Polda DIY mengatakan bahwa sesuai dengan pemeriksaan sementara antara Tommy anggota Polisi Polresta dan N.A sama-sama tidak mengakui bahwa telah melakukan nikah sirih.

.Baca : Telah Ditangkap Wanita Pengirim Sate Beracun yang Menewaskan Anak Tukang Ojol

.Baca : Kasus Racun Sianida Sate Maut Di Bantul, R Di Sebut Berperan

“Tommy dan pelaku N.A saat diperiksa telah membantah melakukan nikah siri, sehingga sampai saat ini kami terus mendalami tentang isu ini,” ujar Yulianto.

Dijelaskan bahwa saat pengiriman sate beracun ke kediaman Tommy beberapa hari lalu itu, saat itu Tommy sedang berada di Lampung dalam suatu tugas.

Namun Yulianto mengatakan pihak kepolisian sampai saat ini terus mendalami kasus ini agar dapat mengungkap secara terang benderang di masyarakat.(*)

Editor : Sudianto Pane