Pemotongan Hewan Kurban di RPH Giwangan Meningkat

Penulis: Gaga Sallo

i Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan Yogyakarta

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan Yogyakarta diketahui mengalami peningkatan, sampai selasa 20/07/2021 jumlah hewan kurban sapi sebanyak 214 ekor dan kambing 79 ekor.

Dibandingkan dengan tahun lalu kurban sapi 133 ekor, kambing 49 ekor. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kota Yogyakarta, Drs. H. Syamsul Azhari, saat melakukan monitoring kesiapan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di RPH Giwangan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di DIY, Rabu 21 Juli 2021

Surat Edaran Walikota Yogyakarta Nomor 451/3419/SE/2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Idul Adha 1442 H/2021 M ditengah pandemi Covid-19 menyebutkan, bahwa shohibul/panitia/takmir yang akan melakukan pemotongan hewan qurban di RPH Giwangan diminta untuk mendaftar melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta.

Kami merasa bersyukur, meskipun pemotongan kurban hanya diberi waktu 3 hari, tanggal 21, 22 dan 23 Juli 2021, sesuai SE Walikota 451/2021, justru yang menyembelih di RPH tahun ini meningkat.

Baca juga: Presiden Jokowi Beli Sapi Dengan Berat 800kg dari Seorang Guru di Sleman

Peningkatan perolehan hewan qurban juga dialami BAZNAS Kota Yogyakarta, dimana saat ini kami menerima kurban dari shohibul kurban berupa sapi sejumlah 2 ekor dan kambing 14 ekor. Idul Adha tahun lalu hanya 2 ekor lembu, terang H. Syamsul Azhari.

Hewan kurban yang di sembelih di RPH nantinya dipotong menjadi 6 bagian dan membersihkan jeroan, sehingga hal ini memudahkan panitia/takmir untuk mencacah daging yang akan dibagikan kepada yang berhak menerima.

Khusus kurban yang dikelola BAZNAS Kota Yogyakarta, H. Syamsul Azhari menjelaskan, bahwa distribusi ada yang berwujud daging segar dan ada yang diolah menjadi daging kaleng dan abon.

Baca juga: Warga Yogyakarta Ditarget 100 Persen Vaksin pada 17 Agustus Mendatang

Daging segar dibagikan untuk dapur umum masyarakat sedangkan daging kaleng dan abon nantinya akan dibagikan kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

“Semua program yang dilakukan dalam rangka turut membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19”, pungkas Ketua BAZNAS Kota Yuogyakarta, Drs.H. Syamsul Azhari. (*)