Meski Mati Suri, Dinas Pariwisata Bantul Ogah Lakukan Wisata Virtual

Pantai Parangtritis / Foto: Kompas.com

BANTUL, SURYAYOGYA.COM – Akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Sektor pariwisata terpuruk. Semua lini lumpuh karena ketiadaan pengunjung dalam beberapa pekan terakhir. Tak hanya objek wisata namun juga desa wisata kini semuanya mati suri.

Beberapa pihak menyelenggarakan wisata virtual untuk mengobati rasa kangen berlibur masyarakat. Melalui wisata virtual tersebut, masyarakat bisa melihat obyek wisata dengan perangkat elektronik yang mereka miliki.

Baca juga: Bupati Sleman Bersama Kepala BIN DIY Lakukan Pemantauan Vaksinasi Siswa Usia 12-18 Tahun

Kendati demikian, Dinas Pariwisata Bantul menandaskan tidak akan mengambil opsi wisata virtual tersebut. Mereka lebih memilih menunggu kebijakan pemerintah pusat dalam membuka pariwisata di DIY dan provinsi lain.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, mengakui wisata virtual memang bisa menjadi alternatif aktivitas di tengah PPKM yang diperpanjang ini. Kendati demikian, wisata virtual tidak akan dilakukan karena tidak sesuai dengan ruh dari pariwisata itu sendiri.

“Inti wisata itu kan pergerakan manusia,” ujar lelaki yang akrab dipanggil Ipung ini, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Raih KPAI Award 2021

Jika Dinas Pariwisata membuat program wisata virtual dan masyarakat menikmatinya melalui perangkat elektronik di rumah atau dari dalam kamar maka menurutnya hal tersebut sama saja. Tidak ada pergerakan manusia yang berdampak pada perekonomian masyarakat banyak.