Pasangan Bulutangkis Ganda Putri Greysia-Apriyani Raih Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Foto Pasangan Ganda Putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas Olimpiade 2020. (REUTERS/HAMAD I MOHAMMED)

SURYAYOGYA.COM – Pasangan Ganda Putri Greysia Polii-Apriyani Rahayu membawa sejarah manis dengan meraih emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia-Apriyani menjadi pemenang dalam sektor bulutangkis ganda putri setelah menundukkan Chen-Jia dengan skor 21-19 dan 21-15.

Pasangan yang berbeda 10 tahun ini memecah kebuntuan sektor ganda putri yang sebelumnya selalu gagal meraih emas Olimpiade.

Baca juga: Masuki Bulan Agustus, BMKG Imbau Masyarakat DIY Persiapkan Diri Hadapi Puncak Musim Kemarau

Sejak badminton dipertandingkan pada Olimpiade Barcelona 1992, Indonesia hampir selalu mendulang emas.

Sektor tunggal putri dan tunggal putra mengawali tradisi emas Indonesia melalui Susy Susanti dan Alan Budikusuma di Olimpiade 1992.

Empat tahun berselang giliran sektor ganda putra yang menorehkan sejarah melalui Ricky Subagdja-Rexy Mainaky.

Baca juga: Tempat Wisata di Yogya Ditutup Sementara, Namun Ada Saja Wisatawan Nekat Berkunjung Saat Tengah Malam

Sejarah emas Indonesia di Olimpiade kemudian dilanjutkan sektor tunggal putra dan ganda putra, sampai kemudian Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir menjadi penyumbang emas pertama dari sektor ganda campuran.

Ganda putri akhirnya pecah telur di Olimpiade Tokyo 2020 berkat penampilan gemilang Greysia-Apriyani yang mampu menanggulangi serangan-serangan Chen-Jia yang merupakan pasangan unggulan kedua.

Greysia-Apriyani sekaligus menjadi peraih emas satu-satunya bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 setelah andalan-andalan Indonesia di empat sektor lain berguguran sebelum partai final. (*)