Bikin Konten Video Rekayasa Perkelahian, Empat Bocah Dihukum Wajib Apel di Polsek Wates

Penulis: Gaga Sallo 

Empat orang anak pembuat video perkelahian yang direkayasa dan meresahkan masyarakat di Kulonprogo.
Empat orang anak pembuat video perkelahian yang direkayasa dan meresahkan masyarakat di Kulonprogo.

YOGYAKARTA, SURYAYOGYA.COM – Terlibat kasus pembuatan video rekayasa perkelahian, empat orang anak harus berurusan dengan petugas kepolisian Polsek Wates.

Mereka adalah FAA (18), GLT (16),  ANP (14), DRD (15).

Keempat anak, yang semuanya pelajar, terbukti melakukan pembuatan video perkelahian yang direkayasa di pertigaan perlintasan kereta api (Teteg Timur) dan tersebar di masyarakat pada Selasa tanggal 5 Oktober 2021.

Atas perbuatannya tersebut unit Opsnal dan Piket Reskrim Polsek Pengasih, Kamis (7/10/2021) pukul 21.30 WIB melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi identitas pelaku dan berkoordinasi dengan Polsek Wates atas wilayah hukum masuk ke Polsek Wates.

Menindaklanjuti kasus video viral tersebut unit reskrim Polsek Wates telah melakukan pembinaan terhadap empat orang anak pada Jumat (8/10).

BACA JUGA:

Dalam pembinaan tersebut dihadiri wali/orang tua dari masing-masing anak.

Beberapa poin pembinaan adalah orang tua masing-masing diberitahukan mengenai perbuatan anak-anaknya dan penanganan yang telah dilakukan oleh petugas kepolisian. Mereka diberitahukan tentang konsekuensi hukum akan perbuatan yang telah dilakukan oleh anak-anaknya.

Orang tua masing-masing anak diminta agar ikut membantu mengawasi dan mengingatkan anaknya untuk bersikap dan berperilaku yang baik.

Anak-anak agar melaksanakan kewajiban untuk apel hari Senin dan Kamis guna diberikan pembinaan sampai batas waktu yg ditentukan. (waktu apel agar diatur dan tidak   mengganggu kegiatan belajar).

Anak-anak tersebut diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya dan menyatakan secara langsung dengan direkam video. (*)